Perpanjangan runway bandara Dabo diusulkan Februari

PSMTI Lingga kebut relokasi 30 makam tak bertuan

Salah satu kompleks pemakaman warga Tionghoa di Dabo, Singkep.

DAIK (KP): Sekitar 30 makam dari luput dari pendataan untuk direlokasi. Akibatnya, proyek perpanjangan landasan pacu Bandara Dabo, Singkep, terkendala.

Akuai, Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Lingga yang juga selaku penerima dana hibah relokasi makam dari Pemkab Lingga, Rabu (11/1/2017), mengatakan, sekitar 30 makam yang belum dipindahkan ini. Pasalnya, makam-makam itu luput dari pendataan. Sehingga, makam ini tidak masuk dalam proposal pengusulan pemindahan makam.

“Saat ini, kami masih melakukan penyisiran di lokasi. Hal ini untuk memastikan agar tidak ada makam lain yang luput dari pendataan,” ungkapnya.

Jika sudah terdata semua, maka proses relokasinya segera diurus. Pengurusan itu mulai dari pencarian ahli waris hingga izin dari pihak kepolisian.

Pada 2013 lalu, sekitar 279 makam diajukan untuk direlokasi ke Pemkab Lingga pada 2013 lalu. Dana pemindahan setiap makam sekitar Rp8 juta. Dana hibah yang diterima Pemkab Lingga sekitar Rp2,2 miliar.

“Tiga puluh makam yang luput dari proses relokasi sebelumnya, kami yang menanggungnya,” ucap Akuai.

Luputnya 30 makam itu dari pendataan akibat kondisi lahan pemakaman yang dipenuhi semak belukar. Di samping itu, ahli waris makam juga tidak diketahui. Sehingga, makam tersebut jarang dibersihkan.

“Kami tidak akan mengajukan dana relokasi lagi ke Pemkab Lingga. Dalam satu pekan ke depan, kami akan memindahkan makam-makam itu,” ucap Akuai.

Bupati Lingga Alias Wello dan Kepala Bandara Dabo sudh ditemui pihak Yayasan PSMTI guna menjelaskan persoalan keterlambatan relokasi. Dalam pertemuan tersebut, bupati Lingga dan kepala bandara Dabo memaklumi kejadian ini.

“Kepala bandara Dabo mengatakan kalau pengusulan perpanjangan landasan pacu akan dilakukan Februari nanti. Saya jamin tidak sampai Februari, semua makam sudah direlokasi,” janji Akuai.

ARDHY

Spread the love

Berita terkait

*

*

Top