174 turis Tiongkok terbang perdana bersama Citilink ke Tanjungpinang

Dari kiri: Direktur Operasional Citilink Hadinoto Seodikno, Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, President dan CEO Citilink Indonesia Albert Burhan, Sekdako Tanjungpinang Riono, dan Staf Ahli Kemenpar Yudi Rivariantoro usai konferensi pers di Hotel Aston Tanjungpinang, Sabtu (17/12/2016).

TANJUNGPINANG (KP): Maskapai penerbangan berbiaya murah Citilink Indopnesia kembali menunjukkan komitmennya mendukung percepatan pariwisata di Indonesia. Kali ini, Citilink membuka gebrakan dengan membuka rute penerbangan dari lima kota di Tiongkok ke Tanjungpinang.

“Rute penerbangan ini kami buka sebagai bentuk dukungan terhadap program Nawacita yang menempatkan pariwista sebagai sektor unggulan yang harus didorong terus pertumbuhannya,” kata President dan CEO Citilink Indonesia Albert Burhan dalam acara konferensi pers penyambutan perdana penerbangan Tiongkok-Tanjungpinang di Hotel Aston, Sabtu (17/12/2016).

Sejak beberapa tahun terakhir, kunjungan turis asal Tiongkok mulai meningkat. Itulah alasannya, rute penerbangan dari Tiongkok ke berbagai kota di Indonesia dibuka.

“Hal ini bisa menjadi kesempatan yang baik untuk menunjukkan kepada masyarakat internasional bahwa Indonesia punya berbagai daerah tujuan wisata yang menarik dan luar biasa indah,” ujarnya.

Rute penerbangan Tiongkok-Tanjungpinang diharapkan dapat membantu akselerasi pariwisata di Kepri. Sehingga, Kepri dapat lebih dikenal wisatawan mancanegara.

Target Citilink, sekitar 7.500 wisatawan asal Tiongkok didatangkan ke Tanjungpinang mulai Desember 2016 hingga Maret 2017. Para turis Tiongkok didatangkan dari Provinsi Fuzhou, Wuhan, Guiyang, Changsa, dan Zhengzhou. Sebelumnya, rute rute Tiongkok ke Denpasar dan Manado telah dibuka.

“Turis dari Provinsi Wuhan akan mendarat pertama kalinya di Bandara Raja Haji Fisabilillah pada Minggu pagi. Jumlah penumpang sekitar seratus tujuh puluh empat orang,” tutur Albert.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan, apresiasi diberikan kepada pemerintah daerah karena mendukung dibukanya rute maskapai penerbangan Citilink dari Tiongkok ke Tanjungpinang. Sehingga, penerbangan internasional perdana ini dapat terealisasi.

“Kami berharap penerbangan ini mampu menumbuhkan aktivitas ekonomi baru. Di samping itu, daya saing industri pariwisata juga meningkat,” harapnya.

Kota Tanjungpinang merupakan salah satu daerah Free Trade Zone (kawasan perdagangan bebas). Investasi di daerah ini sedang tumbuh pesat. Tanjungpinang merupakan salah satu pintu masuk wisatawan mancanegara terbesar ke tiga di Kepri untuk kawasan bahari dan golf.

“Kami juga mengapresiasi Kementerian Pariwisata atas segala dukungan yang telah diberikan. Dengan beroperasinya penerbangan Citilink rute Tiongkok-Tanjungpinang, maka kami berharap frekuensi penerbangan di Bandara Raja Haji Fisabilillah semakin meningkat,” tutur Awaluddin.

Bertambahnya frekuensi penerbangan internasional ini berkat dorongan menteri pariwisata. AP II diminta membuka rute penerbangan internasional baru untuk mendatangkan 20 juta wisman ke Indonesia.

SURYA

Spread the love

Berita terkait

*

*

Top