UN Swissindo tak ada izin dari BP2T

Sekda Kota Tanjungpinang Riono.

TANJUNGPINANG (KP): Keberadaan perusahaan investasi UN Swissindo tidak ada izin dari Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) Kota Tanjungpinang. Jika demikian, maka kantor UN Swissindo harus di Jalan Raja Ali Haji, Pamedan.

“Sampai saat ini, kami belum menerima data mengenai keberadaan perusahaan tersebut. Berarti, kantor UN Swissindo belum ada izin,” kata Kepala BP2T Kota Tanjungpinang Tengku Dahlan, Kamis (24/11/2016).

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang Riono mengatakan, langkah yang tepat untuk perusahaan tersebut belum diputuskan. Jika memang tak ada izin, maka petugas Satpol PP akan diturunkan ke lokasi. Supaya, izin keberadaan kantor ini segera diurus.

“Kalau tak diurus juga, kami akan mengambil tindakan tegas,” ujarnya.

Pihak BP2T sudah diminta mengecek izinnya. Jika tidak ditemukan izin kantor tersebut, maka tindakan tegas akan ditempuh.

Meski telah mengetahui dokumen palsu yang dikantongi oleh UN Swissindo, Riono masih enggan memberi pernyataan lebih jauh.

Pada 22 November lalu, anggota Komisi I dan II DPRD Kota Tanjungpinang mendatangi Polres Tanjungpinang. Kedatangan para anggota dewan ini untuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian mengenai perusahaan yang disinyalir melakukan penipuan dengan modus dokumen palsu.

SUAIB

Spread the love

Berita terkait

*

*

Top