Peningkatan status Polres menjadi Poltabes Tanjungpinang selesai dibahas

Dewan serahkan hasil kajian ke Polda Kepri

TG PINANG (KP): Dokumen pendukung peningkatan status Polres Tanjungpinang menjadi Poltabes Tanjungpinang yang diusulkan DPRD Kepri sudah lengkap. Dokumen tersebut berisi hasil analisis dan kajian data yang dilakukan Komisi I Bidang Hukum dan Pemerintahan.

“Dokumennya sudah lengkap. Dokumennya akan diserahkan Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak Rabu (27/4/2016) ini. Dokumen akan diserahkan dalam acara deklarasi Kepri bebas narkoba di lapangan Pamedan,” kata Sekretaris DPRD Kepri Hamidi, Selasa (26/4/2016).

Dokumen pendukung itu berisi tentang pandangan tokoh masyarakat, luas kota Tanjungpinang, tingkat kerawanan, jumlah personel keamanan, dan Tanjungpinang sebagai Ibu Kota Provinsi Kepri. Dokumen tersebut saat ini sudah berada di tangan Ketua DPRD Kepri.

“Komisi I DPRD Kepri sudah melakukan kajian mendalam. Usulan ini akan disampaikan ke Polda Kepri untuk selanjutnya diteruskkan ke Mabes Polri,” ungkap Hamidi.

Hal tersebut juga dibenarkan Ketua Komisi I DPRD Kepri Sukhri Farial. Draf telaah terkait permohonan kenaikan tingkat Polres Tanjungpinang menjadi Poltabes sudah disiapkan. Secara lisan, Komisi I telah menyampaikan ke Polda Kepri serta ke Kapolri terkait rencana kenaikan tingkatan tersebut.

“Secara prinsip, kapolri setuju atas usulan itu dan meminta untuk segera disampaikan secara resmi ke Polda Kepri untuk diteruskan ke Kapolri. Ini perintah Kapolri,” ungkapnya.

Menuru Sukhri, kenaikan tingkatan Polres Tanjungpinang menjadi Poltabes sudah layak karena berbagai faktor. Tanjungpinang sebagai ibu kota provinsi memiliki masalah geografis dan kejahatan seperti, narkoba, penyelundupan, dan perdagangan manusia.

“Kondisi ini membutuhkan tambahan personel di Polres Tanjungpinang. Apalagi dengan adanya pernyataan Presiden Jokowi bahwa Kepri menjadi pintu masuk narkoba, maka ini harus cepat disikapi. Caranya dengan meningkatkan sarana dan prasarana termasuk status Polres Tanjungpinang,” sebut Sukhri.

Selain alasan tersebut, Sukri juga mengatakan wilayah Tanjungpinang yang berdampingan dengan Kabupaten Bintan juga sangat membutuhkan personel polisi yang lebih banyak. Hal ini untuk meningkatkan kewaspadaan di daerah perbatasan.

CR08

Spread the love

Berita terkait

*

*

Top