Dua bandar judi cingkoko dituntut 5 bulan

Efriyel (kanan) dan Akim saat persidangan di PN Tanjungpinang. Foto: Surya.

TANJUNGPINANG (KP): Akim dan Feriyel alias Iyel dituntut jaksa masing-masing lima bulan penjara. Dua pria ini terbukti sebagai bandar judi jenis dadu guncang (cingkoko).

Jaksa Penuntut Umum Rebuli Sanjaya usai persidangan di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Selasa (6/2/2018), mengatakan, Akim dan Iyel dituntut lima bulan penjara. Perbuatan keduanya terbukti memenuhi unsur pasal 303 KUHP tentang perjudian.

“Kami mengajukan tuntutan lima bulan penjara,” ujarnya.

Data di pengadilan, kasus ini berawal saat arena perjudian dibuka Akim di kediamannya, Pelantar Nusantara, Kelurahan Kemboja, Kecamatan Tanjungpinang Barat pada 26 Oktober 2017, sekitar pukul 2017. Permainan judi ini sudah berlangsung sekitar tiga minggu.

Lapak judi tidak dibuka setiap hari karena tergantung para pemain. Dalam permainan judi ini, Akim dan Iyel berperan sebagai bandar.

Modal yang disediakan Rp5 juta. Selama perjudian ini, Akim dan Iyel mendapat keuntungan sekitar Rp150 ribu per hari. Total uang yang diperoleh tiap bulan sekitar Rp3,5 juta.

SURYA

Spread the love

Berita terkait

*

*

Top