Pembakar loket tiket kapal didakwa jaksa

Siska, mantan karyawan PT Pelnas Pasific Fery Line, saat mendengarkan dakwaan jaksa di PN Tanjungpinang, Rabu (31/1/2018). Foto: Surya.

TANJUNGPINANG (KP): Emi Siska Sari alias Siska menjalani sidang perdananya di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Rabu (31/1/2018). Supervisor dan kasir penjualan tiket kapal ini didakwa jaksa atas pembakaran kantor tempatnya bekerja, PT Pelnas Pasific Fery Line.

Jaksa Penuntut Umum Ricky Trianto dalam persidangan itu memaparkan perbuatan Siska. Berawal saat Siska dan rekan kerjanya akan pulang dari kantor yang berada di Jalan Pos pada 2 Juli 2017 lalu, sekitar pukul 17.00.

Sebelum pulang, Siska dan empat rekan kerjanya berbincang satu sama lain. Dua rekan kerja terkejut mendengar ucapan Siska.

“Kayak mana ya kalau kantor ini kebakar,” ucap Siska ditirukan JPU Ricky.

Irma dan Winu, dua rekan kerja Siska, merapikan meja kerja. Keduanya keluarga dari kantor.

Selvi dan Sri, dua rekan yang lain menyusul. Kemudian, kunci pintu ruangan kantor diminta Siska kepada Selvi.

Siska bersama Sri menutup pintu kantor. Sebuah kantong berbahan kertas diberikan Siska kepada Sri.

Terlihat oleh Sri bahwa ada benda yang tak lazim. Siswa kembali ke ruangan kantor, sekitar pukul 17.49.

Siska menuju ke meja kerjanya. Siska masuk ke kolong meja kerjanya.

Setelah itu, Siska kembali mengunci pintu ruangan kantor. Siska membawakan jaket milik Selvi.

Selvi sempat heran jika jaketnya dibawakan Siska. Selanjutnya, Siska, Selvi, dan Sri berangkat ke Akau Potong Lembu (kawasan yang menjajakan makanan aneka menu).

Kantor yang berada di Jalan Pos tersebut terbakar sekitar pukul 18.05. Kobaran api yang cukup besar terlihat dari arah meja kerja Siska oleh seseorang bernama Dedi.

Api itu dipadamkan Dedi dengan semprotan racun api. Tak lama kemudian, petugas pemadam kebakaran datang membantu memadamkan api.

Akibat kejadian tersebut, kerugian diderita PT Pelnas Pasifik Fery Lines sekitar Rp400 juta. Atas perbuatannya, Siska dijerat dengan pasal 187 KUHP tentang sengaja menimbulkan kebakaran, ledakan, atau banjir yang karenanya menimbulkan bahaya umum bagi barang.

SURYA

Spread the love

Berita terkait

*

*

Top