Kesejahteraan guru prioritas Pemkab Bintan

Bupati Bintan Apri Sujadi foto bersama anggota Forum Komunikasi Pendidik Kementerian Agama di Aula Kantor Camat Bintan Timur, Rabu (24/1/2018). Foto: Istimewa.

KIJANG (KP): Beban biaya sekolah, seragam, hingga perlengkapan pelajar sudah ditanggung Pemkab Bintan. Prioritas selanjutnya di dunia pendidikan yaitu fasilitas fisik dan kesejahteraan tenaga pengajar.

“Inilah satu langkah agar pendidikan di Bintan benar-benar bisa maju,” kata Bupati Bintan Apri Sujadi dalam diskusi dengan Forum Komunikasi Pendidik Kementerian Agama Kabupaten Bintan di Aula Kantor Camat Bintan Timur, Rabu (24/1/2018).

Dalam diskusi itu, masing-masing perwakilan tenaga pengajar menyampaikan berbagai permasalahan dan masukan. Dua usulan yang dianggap paling prioritas ditanggapi yaitu fasilitas fisik sekolah dan insentif tenaga pengajar.

Menanggapi hal itu, Apri menjelaskan bahwa poin itu memang menjadi salah satu tujuannya berdiskusi langsung dengan tenaga pendidik hari ini. Seluruh tenaga pengajar Kementerian Agama yang ada di Bintan akan didata kembali untuk mendapatkan dana insentif.

“Kepala sekolah langsung mengeluarkan Surat Keterangan terkait tenaga pengajar yang ada. Jadi, tidak ada lagi yang tidak terdata,” ucapnya.

Insentif tersebut merupakan hak tenaga pengajar. Data tenaga pengajar tersebut harus diselesaikan dalam waktu satu minggu.

Diskusi ini memang sengaja digelar. Supaya, Apri dapat mendengar langsung segala permasalahan yang dirasakan oleh tenaga pendidik Kementerian Agama Bintan.

Untuk diketahui, Forum Komunikasi Pendidik Kementerian Agama Bintan terbentuk pada 5 Januari 2018. Anggota yang tergabung terdiri dari 1.656 orang pengajar Taman Pendidikan Alquran (TPQ), 150 guru Pendidikan Agama Islam (PAI), 85 orang tenaga pengajar Raudatul Athfal (RA), dan 97 guru Madrasah Ibtidaiyah (MI), serta 38 orang pengasuh Panti Asuhan dari 9 lembaga.

REDAKSI

Spread the love

Berita terkait

*

*

Top