Petani jagung Lingga terima bantuan

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lingga Rusli Ismail.

DAIK (KP): Para petani jagung Kabupaten Lingga menerima bantuan dana pembelian bibit hibrida dari Kementerian Pertanian (Kementan). Syaratnya, para petani harus menyediakan lahan sekitar 1.200 hektare (Ha).

“Tahun ini, para petani Lingga akan mendapat kucuran dana dari Kementan. Bantuannya bukan berbentuk bibit, tetapi berupa uang untuk pembelian bibit,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Lingga Rusli Ismail, Senin (22/1/2018).

Bantuan yang diberikan Kementan ini merupakan bantuan kesekian kalinya. Sebelumnya, dana juga dikucurkan Kementan untuk program pencetakan sawah berserta alat dan mesin pertanian.

Bantuan ini sudah dikoordinasikan kepada seluruh kepala desa. Koordinasi ini terkait kesanggupan para petani menyediakan lahan sekitar 1.200 Ha sesuai permintaan pihak Kementan. Lahan 1.200 Ha ini tidak terpusat di satu saja.

“Bupati menanyakan ke masing-masing desa. Ternyata, setiap desa memiliki lahan sesuai permintaan,” ungkap Rusli.

Sistem pencarian dana, kelompok tani harus dibuat di masing-masing desa. Bantuan yang diberikan untuk pembelian bibit. Satu hektare lahan diberikan bantuan antara Rp600-Rp700 ribu.

“Bupati ingin bantuan tersebut disalurkan sesuai kemampuan lahan di setiap desa. Sebab, pihak yang menyalurkan bantuan ini adalah Pemprov Kepri,” ungkap Rusli.

Dinas Pertanian dan Ketahanan Lingga hanya berperan sebagai pemantau proses perawatan jagung tersebut. Diharapkan, bantuan ini dimanfaatkan dengan maksimal agar menghasilkan hasil yang baik.

“Bantuan ini demi meningkatkan perekonomian masyarakat desa se-Kabupaten Lingga,” sebut Rulsi.

Sementara itu, Bupati Lingga Alias Wello juga mengajak seluruh elemen organisasi kepemudaan, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Ormas, dan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) turut serta dalam penanaman jagung hibrida ini. Ormas Pemuda Pancasila Lingga menyatakan kesanggupannya menyediakan lahan.

REDAKSI

Spread the love

Berita terkait

*

*

Top