Marinir gadungan ditangkap WFQR IV

M Rinaldi alias Afandin, oknum Marinir gandungan, diserahkan tim WFQR ke Pomal Lanal Batam, Senin (22/1/2018). Foto; Dispen.

TANJUNGPINANG (KP): M Rinaldi alias Afandin ditangkap Unit I Kejahatan dan Kekerasan Laut (Jatanrasla) Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV di indekosnya, Perumahan Merapi Subur, Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung, Batam, Senin (22/1/2018) dini hari. Status palsu Afandin ini terungkap saat mengurus surat nikah di Koramil Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

Komandan Lantamal IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R Eko Suyatno dalam rilisnya, Senin, mengungkapkan, berawal saat Afandin datang ke Komaril Kisaran. Ia hendak menikahi Eva Dewiyanti Siagian.

Namun, anggota Koramil curiga dengan Nomor Registrasi Pokok (NRP) milik Afandin. NRP itu berbeda dengan yang dimiliki anggota TNI Angkatan Laut (AL).

“Pihak Koramil melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga pihak perempuan yang kebetulan anggota TNI AL berpangkat Mayor. Informasi tersebut segera dilaporkan kepada Sintel Lantamal IV,” jelas Eko.

Informasi tersebut ditindaklanjuti Unit I Jatanrasla WFQR IV dengan dipimpin Komandan Unit Mayor Laut (T) Rudi Amirudin. Proses pengintaian Afandi dilakukan di Perumahan Merapi Subur.

“Senin dini hari, Marinir gadungan ini muncul di halaman rumah indekosnya dengan menggunakan kendaraan. Tim Jatanrasla menangkapnya tanpa perlawanan,” sebut Eko.

Hasil penggeledahan kamar indekos Afandin ditemukan Pakaian Dinas Harian (PDH) lengkap dengan atributnya berpangkat Sersan Kepala dengan kesatuan Brigade Infanteri (Brigif) 3 Marinir Batalion 10, berkas administrasi permohonan nikah satu bundel, surat kehilangan Kartu Tanda Anggota (KTA), Kartu Tanda Penduduk (KTP), kartu ATM, dan buku tabungan BRI, kopelrim, teropong, majalah Marinir, tas selempang doreng, dua unit telepon seluler, dua jam tangan.

“Dalam interogasi, penyamaran sebagai marinir ini sudah dilakukannya sejak lima bulan lalu. Ia berpakaian Marinir dengan maksud melamar Eva Dewiyanti Siagian,” kata Eko.

Pakaian Dinas Luar (PDL) Marinir dikenakan Afandin saat masuk ke lingkungan Polda Kepri untuk menemui temannya. Tak hanya Marinir, PDL TNI AD Raider 112 Aceh juga pernah dikenakannya.

Atas perbuatannya itu, Afandin diserahkan ke Pomal Lanal Batam. Selanjutnya, Afandin akan diserahkan ke Polsek Sagulung untuk proses hukum lebih lanjut.

REDAKSI

Spread the love

*

*

Top