Pemilik 21 peluru tajam divonis 15 bulan

Wanda, pemilik 21 butir amunisi tajam usai divonis hakim PN Tanjungpinang, Selasa (16/1/2018). Foto: Surya.

TANJUNGPINANG (KP): Wanda Susanto(39) dihukum satu tahun dan tiga bulan penjara. Ia terbukti memiliki membawa 21 peluru tajam dan magasin milik orang tuanya yang sudah pensiun.

Ketua Majelis Hakim Corpioner dalam amar putusannya, Selasa (16/1/2018), menyatakan, perbuatan Wanda memenuhi unsur pasal 1 ayat ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951. Hal itu terungkap dalam fakta persidangan.

Seluruh keterangan saksi tidak dibantah oleh Wanda. Diakui Wanda jika amunisi dan magasin itu milik orang tuanya yang sudah pensiun.

Terbuktinya perbuatan Wanda, maka majelis hakim perlu mempertimbangkan berbagai hal sebelum menjatuhkan hukuman. Tuntutan dua tahun penjara yang diajukan jaksa penuntut umum perlu dipertimbangkan.

Hal-hal lain juga menjadi pertimbangkan majelis. Hal memberatkan, perbuatan Wanda meresahkan masyarakat. Hal meringankan, Wanda berterus terang dan berjanji tak mengulangi perbuatannya.

“Kami memutuskan untuk menghukum terdakwa selama satu tahun dan tiga bulan penjara,” kata Hakim Corpioner.

Data di pengadilan, perbuatan terungkap saat Lili hendak keluar rumah untuk menjemput anaknya pulang sekolah, sekitar pukul 10.00, pada 14 Agustus lalu. Saat itu, Wanda masih duduk ke warung milik Lili.

Tak lama kemudian, Abdul Rais (warga) pergi dari warung tersebut. Wanda juga meninggalkan warung itu.

Sabah, warga lain, memberitahu Lili bahwa ada sebuah tas di dalam warungnya, sekitar pukul 19.00. Curiga, Lili membuka tas tersebut.

Isi tas itu terlihat berisi Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). Tas itu kembali ditutup.

Tak lama kemudian, anggota Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Desa Berakit Abdurahman Syam mendatangi warung Lili. Beberapa menit kemudian, Wanda (pemilik tas) datang.

Diakui Wanda, tas itu miliknya yang tertinggal. Curiga dengan tingkah laku Wanda, maka tas itu digeledah Abdurahman.

Penggeledahan tas itu disaksikan warga setempat. Wanda juga digeledah.

Dari saku rompi yang dikenakannya didapati 14 (empat belas) butir amunisi peluru tajam kaliber 5,56 milimeter dengan kode di selongsong 80.12 PS dan tujuh butir amunisi peluru tajam kaliber 5,56 mm dengan kode di selongsong 70 LC. Akhirnya, Wanda diserahkan ke Polres Bintan.

SURYA

Spread the love

Berita terkait

*

*

Top