Analisa dan evaluasi 2017

Polres Tpi rampungkan tiga kasus korupsi

Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro memaparkan anev tahunan, Sabtu (30/12/2017). Foto: Surya.

TANJUNGPINANG (KP): Polres Tanjungpinang merampungkan tiga kasus korupsi di 2017. Tiga kasus tersebut sudah dalam proses persidangan saat ini.

“Kami merampungkan tiga kasus korupsi. Seluruhnya sudah P-21,” kata Kapolres Tanjungpinang Ardiyanto Tedjo Baskoro dalam pers rilis analisa dan evaluasi (anev) tahunan, Sabtu (30/12/2017) lalu.

Kasus korupsi yang diungkap yaitu korupsi dana hibah dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kepada Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi International Gurindam Archipelago (Stikom IGA). Penyelidikan dimulai 24 Maret. Kerugian negara sekitar Rp730 juta.

“Kasus ini sudah P-21,” jelas Ardiyanto.

Selanjutnya, kasus pungutan liar oleh oknum pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Tanjungpinang yang dimulai pada 5 April. Tersangka bernama Januari. Kasus ini juga sudah P-21.

Selanjutnya, operasi tangkap tangan (OTT) oknum pegawai Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Sri Bintan Pura pada 2 Mei. Kasus ini sudah P-21.

“Kasus korupsi lain masih dalam penyelidikan. Pengungkapan kasus korupsi membutuhkan waktu yang lama,” sebut Ardiyanto.

Penyelidikan butuh waktu lama karena para saksi yang diundang banyak berhalangan hadir. Hal inilah yang seringkali menghambat proses penanganan perkara.

SURYA

Spread the love

Berita terkait

*

*

Top