Pulau karantina sapi

Kepala BKP satu visi dengan bupati Lingga

Bupati Lingga Alias Wello (kiri) dalam pertemuan bersama Dirjen PKH I Ketut Diarmita dan Kepala BKP Banun Harpini di Jakarta, Jumat (15/12/2017). Foto: Istimewa.

JAKARTA (KP): Komitmen Pemerintah Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri), untuk menjadikan sektor peternakan sebagai salah satu program unggulan menuai pujian dari sejumlah pejabat Kementerian Pertanian (Kementan). Hal ini terlihat dari kegigihan bupati Lingga mengajukan pulau Bakung sebagai kawasan karantina sapi impor.

“Bupati Lingga ini semangatnya luar biasa. Komitmennya terhadap kemajuan sektor peternakan di daerahnya tak perlu diragukan lagi. Pokoknya, dari Januari sampai Desember, saya diuber-uber terus,” kata Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) I Ketut Diarmita dan Kepala Badan Karantina Pertanian (BKP) Banun Harpini di Jakarta, Jumat (15/12/2017).

Di hadapan Bupati Buton Utara, Sulawesi Tenggara, Abu Hasan dan sejumlah pejabat Kementerian Pertanian, Ketut menceritakan keuletan bupati Lingga berjuang dalam mendapatkan program peternakan dari Dirjen PKH.

“Dulu, Lingga itu tak dikenal di sini. Tapi, bupati Lingga ini bisa membuat saya dan pak Mentan tertarik untuk berkunjung ke Lingga. Nah, ini perlu ditiru oleh pejabat daerah lainnya. Komitmen dan konsistensinya terhadap program yang sudah direncanakan, patut diapresiasi,” beber Diarmita.

Kesempatan yang sama, Kepala BKP Banun juga memuji kegigihan bupati Lingga memperjuangkan pulau Bakung agar ditetapkan sebagai pulau karantina. Pulau ini akan dijadikan tempat mengisolasi sapi indukan yang didatangkan dari negara zona.

“Pulau Karantina ini merupakan perintah Undang- Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Tapi, tak banyak kepala daerah yang peduli dengan pulau karantina. Apalagi mau memberikan pulaunya untuk kepentingan negara,” ujarnya.

Sejak Pulau Naduk di Bangka Belitung dibatalkan sebagai pulau karantina, Banun mengaku sudah menerima tiga usulan dari daerah. Ketiganya adalah Pulau Bakung di Lingga, Pulau Baai di Bengkulu, dan Pulau Burung di Bangka Belitung.

“Hingga saat ini sudah ada tiga usulan yang masuk. Ini patut kita apresiasi,” ungkap Banun.

Lingga dinilai telah satu visi dengan BKP soal pulau karantina. Data hasil kajian pendahuluan tentang pulau Bakung dari Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) cukup membantu kerja tim BKP.

Bupati Lingga Alias Wello mengatakan, perjuangannya menjadikan pulau Bakung sebagai pulau karantina merupakan bagian dari upaya untuk mendukung program Nawa Cita Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla. Lingga memiliki 604 pulau besar dan kecil. Tapi, baru 98 pulau yang berpenghuni.

“Sisanya masih kosong. Nah, ini yang saya tawarkan kepada Jakarta untuk dimanfaatkan sebagai pulau karantina dan sentra pengembangan agribisnis peternakan berbasis pulau. Semangatnya membangun dari pinggiran,” ucapnya.

REDAKSI

Spread the love

Berita terkait

*

*

Top