Warga Malaysia dihukum 10 tahun penjara

Nasrul saat berkonsultasi dengan penasihat hukumnya usai divonis 10 tahun penjara di PN Tanjungpinang, Kamis (14/12/2017) malam. Foto: Surya.

TANJUNGPINANG (KP): Muhammad Nasrul (41) divonis sepuluh tahun penjara oleh hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Kamis (14/12/2017) malam. Pria berkewarganegaraan Malaysia menyimpan lima paket sabu-sabu seberat 93,95 gram di dalam anusnya.

“Kami menghukum terdakwa selama sepuluh tahun penjara,” kata Ketua Majelis Hakim Hendah Karmila Dewi.

Nasrul juga didenda Rp1 miliar. Bila uang denda tak sanggup dibayar, hukumannya ditambah enam bulan penjara.

Usai persidangan, Jaksa Penuntut Umum Haryo Nugroho mengatakan, tuntutan yang diajukan kepada Nasrul selama 12 tahun penjara. Namun, majelis hakim berpendapat lain.

Untuk diketahui, Penangkapan Nasrul berawal ketika anggota Satres Narkoba Polres Tanjungpinang datang ke Wisma Pesona di Jalan DI Panjaitan, Batu 8, pada 24 Mei, sekitar pukul 12.30.

Satpam di pos jaga wisma itu diminta menyaksikan penangkapan dan penggeledahan terhadap salah seorang pria yang ditangkap di halaman wisma. Nasrul dicurigai membawa narkoba.

Saat itu, narkoba tidak ditemukan di badan Nasrul. Lalu, ia dibawa ke kamar 148. Nasrul diminta mengeluarkan sabu-sabu yang disimpan di anusnya.

Di kamar mandi, Nasrul mengeluarkan lima paket dibalut lakban dari anusnya. Bungkusan itu dibuka petugas. Serbuk kristal putih ditemukan di dalam bungkusan itu.

Hasil penimbangan pihak berwenang, lima bungkusan itu seberat 93,95 gram. Hasil pemeriksaan di Laboratorium dan Forensik, serbuk putih ini positif mengandung metafetamina.

SURYA

Spread the love

Berita terkait

*

*

Top