Bawa 21 peluru tajam

Wanda dituntut 2 tahun penjara

Wanda, pemilik 21 butir peluru tajam, diborgol petugas jaga tahanan usai sidang di PN Tanjungpinang, Selasa (12/12/2017). Foto: Surya.

TANJUNGPINANG (KP): Wanda (39) dituntut jaksa selama dua tahun penjara. Ia terbukti membawa 21 peluru tajam.

“Terdakwa terbukti membawa dua puluh satu butir peluru tajam,” kata Jaksa Penuntut Umum Rebuli Sanjaya dalam persidangan di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Selasa (12/12/2017).

Perbuatan Wanda memenuhi unsur pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951. Pasal ini tentang tanpa hak memasukkan ke Indonesia membuat, menerima, mencoba, memperoleh, menyerahkan atau mencoba menyerahkan, menguasai, membawa, mempunyai persediaan padanya atau mempunyai dalam miliknya, menyimpan, mengangkut, menyembunyikan, mempergunakan, atau mengeluarkan dari Indonesia sesuatu senjata api, amunisi, atau sesuatu bahan peledak.

Ketua Majelis Hakim Corpioner menunda persidangan hingga 3 Januari.

Data di pengadilan, perbuatan terungkap saat Lili hendak keluar rumah untuk menjemput anaknya pulang sekolah, sekitar pukul 10.00, pada 14 Agustus lalu. Saat itu, Wanda masih duduk ke warung milik Lili.

Tak lama kemudian, Abdul Rais (warga) pergi dari warung tersebut. Wanda juga meninggalkan warung itu.

Sabah, warga lain, memberitahu Lili bahwa ada sebuah tas di dalam warungnya, sekitar pukul 19.00. Curiga, Lili membuka tas tersebut.

Isi tas itu terlihat berisi Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). Tas itu kembali ditutup.

Tak lama kemudian, anggota Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Desa Berakit Abdurahman Syam mendatangi warung Lili. Beberapa menit kemudian, Wanda (pemilik tas) datang.

Diakui Wanda, tas itu miliknya yang tertinggal. Curiga dengan tingkah laku Wanda, maka tas itu digeledah Abdurahman.

Penggeledahan tas itu disaksikan warga setempat. Wanda juga digeledah.

Dari saku rompi yang dikenakannya didapati 14 (empat belas) butir amunisi peluru tajam kaliber 5,56 milimeter dengan kode di selongsong 80.12 PS dan tujuh butir amunisi peluru tajam kaliber 5,56 mm dengan kode di selongsong 70 LC. Akhirnya, Wanda diserahkan ke Polres Bintan.

SURYA

Spread the love

Berita terkait

*

*

Top