DPRD Kepri sahkan Perda Pendidikan

Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak bersama Gubernur Kepri Nurdin Basirun (Kiri) menandatangani Perda Pendidikan dalam sidang paripurna, Senin (11/12/2017). Foto: Istimewa.

TANJUNGPINANG (KP): Provinsi Kepri sah memiliki Peraturan Daerah (Perda) Pendidikan. Diharapkan, dunia pendidikan lebih cerah dan terjamin.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) pendidikan Alex Guspeneldi saat membacakan laporan akhir panitia khusus DPRD dalam rapat paripurna, Senin (11/12/2017), mengatakan, perda ini mengatur tentang pengelolaan pendidikan menengah dan khusus. Dalam perda ini juga diatur perizinan bagi sekolah-sekolah baru.

“Perda inimemuat tentang pendidikan keagamaan akhlak mulia. Di dalamnya juga mengatur tentang pendidikan adat istiadat, bahasa dan sastra, kewirausahaan, pendidikan kemaritiman dan pertanian,” papar Alex.

Pendidikan anti korupsi, bela negara, lingkungan alam dan sekitar juga diatur dalam perda ini. Di samping itu diatur juga zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

“Nantinya, setiap sekolah harus memberikan alokasi 70 persen untuk anak di sekitar sekolah dan 20 persen di luar sekolah. Sisanya yang lima persen diberikan kepada siswa berprestasi dan lima persennya lagi kepada siswa tidak mampu,” jelas Alex.

Perda ini merupakan wujud dari pengalihan kewenangan SMU dan SMK dari kabupaten dan kota ke Provinsi Kepri.

Kesempatan yang sama, Gubernur Kepri Nurdin Basirun menyambut baik kehadiran perda ini. Kehadiran perda ini didukung penuh demi perbaikan sistem pendidikan di Kepri.

“Pemprov mendukung penuh perda inisiatif ini. Kami juga akan mendorong pelaksanaan perda ini secara konsisten demi melahirkan anak Kepri yang hebat,” ujarnya.

Sebelum pengesahan perda ini, sempat terjadi perdebatan waktu pelaksanaan. Anggota DPRD Kepri Asmin Patros mempertanyakan soal dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang tidak diperhitungkan dalam besaran 20 persen.

“Jika disahkan langsung, maka akan berpengaruh kepada APBD 2018 yang sudah disahkan kemarin. Jangan sampai kita melanggar perda yang dibuat sendiri,” kata Asmin.

Akhirnya, rapat paripurna ini menyepakat dana BOS ini dibahas lebih lanjut.

REDAKSI

Spread the love

Berita terkait

*

*

Top