Dugaan korupsi biaya perjalanan fiktif

Lamen Sarihi datang diminta keterangan

Aspidsus Kejati Kepri Feritas. Foto: Surya. Aspidsus Kejati Kepri Feritas. Foto: Surya.

TANJUNGPINANG (KP): Mantan Ketua DPRD Bintan Lamen Sarihi memenuhi panggilan penyelidik Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (Kejati Kepri), Senin (4/12/2017). Permintaan keterangan ini terkait dugaan korupsi biaya perjalanan fiktif anggota DPRD Bintan pada 2015 lalu.

Wakajati Kepri Asri Agung Putra saat ditemui wartawan mengatakan, dugaan korupsi di DPRD Bintan ini berdasarkan laporan masyarakat. Awalnya, laporan ini diadukan ke Kejaksaan Agung (Kejagung).

“Jadi, kami menerima surat dari pimpinan di Kejagung untuk menindalanjuti di Kejati Kepri. Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan,” jelasnya.

Kesempatan yang sama, Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Kepri Feritas mengatakan, data-data sedang digali dari beberapa saksi yang dipanggil untuk diminta keterangan. Empat orang yang dimintai keterangan antara lain, anggota DPRD Bintan Lamen Sarihi, mantan Sekretaris DPRD Bintan (Sekwan) periode sebelumnya yaitu Agustiawarman, Sekwan saat ini Edi Yusri, dan Bendahara Setwan Bintan Sakdiah.

“Dari keterangan saksi yang ada ini, kasus bisa terbuka dan fakta baru terungkap,” sebutnya.

SURYA

Berita terkait

*

*

Top