Pemilik 20 ekstasi divonis 6 tahun penjara

Wira Kadri usai mendengarkan putusan hakim PN Tanjungpinang, Senin (27/11/2017). Foto: Surya. Wira Kadri usai mendengarkan putusan hakim PN Tanjungpinang, Senin (27/11/2017). Foto: Surya.

TANJUNGPINANG (KP): Wira Kadri (37) dihukum hakim selama enam tahun penjara. Ia terbukti memiliki 20 butir pil ekstasi di kediamannya.

“Terdakwa terbukti menyimpan dua puluh butir pil ekstasi. Kami menghukum terdakwa selama enam tahun penjara,” kata Ketua Majelis Hakim Afrizal dalam persidangan di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Senin (27/11/2017).

Wira juga didenda Rp1 miliar. Bila uang denda tak sanggup dibayar, maka hukumannya ditambah dua bulan penjara.

Data di pengadilan, kasus ini berawal saat dua anggota Satuan Narkoba Polres Tanjungpinang mendapat informasi pada 18 April lalu, sekitar pukul 23.00. Informasi tersebut tentang seorang pria menyimpan pil ekstasi di kediamannya di Lorong Sumba, Jalan Pramuka, Kelurahan Tanjung Ayun Sakti, Kecamatan Bukit Bestari.

Informasi itu ditelusuri pada 19 April, sekitar pukul 02.00. Rumah yang disebutkan digerebek dan digeledah.

Satu krim badan ditemukan di dalam kamar mandi. Isi kotak krim itu, sepuluh butir pil ekstasi hijau berlogo XXX, tujuh butir pil ekstasi hijau tak berlogo, dua butir pil ekstasi warna cokelat berbentuk Love, satu butir pil ekstasi warna biru berlogo Mitshubisi, dan satu butir pil ekstasi tidak berlogo.

Pengakuan Wira, barang haram itu dibelinya dari Adi (DPO) di Bengkalis, Provinsi Riau, pada 13 April lalu. Pil ekstasi 25 butir dihargai Rp3.750.000.

SURYA

Berita terkait

*

*

Top