Mantan menantu dihukum 5 bulan penjara

Supiana alias Apeng usai mendengarkan vonis hakim PN Tanjungpinang, Senin (27/11/2017). Foto: Surya. Supiana alias Apeng usai mendengarkan vonis hakim PN Tanjungpinang, Senin (27/11/2017). Foto: Surya.

TANJUNGPINANG (KP): Supiana alias Apeng (25) divonis selama lima bulan penjara. Ia terbukti menganiaya kedua mantan mertuanya.

Ketua Majelis Hakim Afrizal membacakan amar putusan bagi Apeng di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Senin (27/11/2017).

“Kami menghukum terdakwa Apeng selama lima bulan penjara,” katanya.

Fakta persidangan, perbuatan Apeng terbukti memenuhi unsur pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan. Apeng dituntut jaksa selama delapan bulan penjara.

Namun, majelis hakim mempertimbangkan beberapa hal. Hal memberatkan, korban berusia lanjut. Hal meringankan, Apeng belum pernah dihukum.

Data di pengadilan, kasus ini berawal saat Edi Wardiono mengemudikan mobil Toyota Avanza BP 1086 TA. Penumpangnya adalah Apeng.

Apeng diantar ke kediaman mantan mertuanya, Tan Hiap Tjoen (74) dan Gek Hoa (53), di Tanjunguban, Kabupaten Bintan. Apeng bertemu Tan yang sedang duduk di teras rumah.

“Pak, masih kenal saya?” ucap Apeng.

Tan menjawab masih mengenali Apeng. Kemudian, Apeng menanyakan keberadaan Gek, istri Tan.

Disampaikan, istrinya kemungkinan berada di dapur. Apeng mengutarakan niatnya bertemu dengan anaknya.

Namun, anaknya disuruh Gek untuk mandi. Saat melihatnya anaknya menuju ke kamar mandi, Apeng mengelilingi dapur sampai ke belakang rumah.

Apeng diikuti Gek sembari menutup semua pintu. Lalu, Apeng berjalan ke teras rumah. Apeng heran saat melihat seluruh pintu ditutup Gek.

Usai mandi, anaknya diajak jalan-jalan oleh Apeng. Tapi, ajakan itu dilarang Tan dan Gek.

Apeng emosi dan memukul kedua mantan mertuanya itu. Akhirnya, Apeng dilaporkan ke petugas Polsek Bintan Utara.

SURYA

Berita terkait

*

*

Top