STTP Malang kirim mahasiswa ke Lingga

Ketua STPP Malang Siti Munifah mendengarkan penjelasan prajurit TNI AD yang mencetak sawah di Desa Marok Tua dan Desa Resang, Rabu (22/11/2017). Foto: Istimewa. Ketua STPP Malang Siti Munifah mendengarkan penjelasan prajurit TNI AD yang mencetak sawah di Desa Marok Tua dan Desa Resang, Rabu (22/11/2017). Foto: Istimewa.

DABO (KP): Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Malang mengirim sekitar 220 orang mahasiswa untuk melakukan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di wilayah Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri), Februari 2018. Pengiriman mahasis PKL ini guna mendukung program pengembangan Lumbung Pangan Berorientasi Ekspor (LPBE) di wilayah perbatasan.

Hal itu diungkapkan Ketua STPP Malang Siti Munifah usai melakukan survei lokasi penempatan PKL mahasiswa di areal pencetakan sawah baru dan perkebunan Hijauan Pakan Ternak (HPT) di Desa Marok Tua (Kecamatan Singkep Barat) dan Desa Resang (Kecamatan Singkep Selatan), Rabu (22/11/2017).

“Ini merupakan tindak lanjut MoU yang sudah ditandatangani antara STPP Malang dengan Bupati Lingga beberapa bulan yang lalu. Insya Allah, ada sekitar 220 orang mahasiswa STPP Malang yang PKL di Lingga bulan Februari 2018,” jelas Munifah.

Pengiriman 220 orang mahasiswa ke Lingga merupakan salah satu bentuk komitmen STPP Malang demi mewujudkan program Kementerian Pertanian. Dimana, Lingga dijadikan sebagai lumbung pangan berorientasi ekspor di wilayah perbatasan.

“Mahasiswa yang akan PKL sudah memiliki disiplin ilmu pertanian dan peternakan yang mumpuni. Jadi, mereka sudah siap pakai untuk mendukung program prioritas bupati Lingga di bidang pertanian dan peternakan,” sebut Munifah.

Diharapkan, kehadiran mahasiswa STPP Malang dapat menjadi pemicu munculnya semangat baru bagi generasi muda Lingga. Agar, potensi pertanian dan peternakan dapat digarap maksimal.

“Pak Mentan (Menteri Pertanian) itu, inginnya anak muda jadi ujung tombak penggerak pertanian. Apalagi, posisi Lingga di wilayah perbatasan. Karena itu, kami putuskan kirim 220 orang mahasiswa STPP Malang PKL di Lingga,” beber Munifah.

Sementara itu, Bupati Lingga Alias Wello menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dukungan dari STPP Malang untuk penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) Lingga di bidang pertanian dan peternakan.

“Alhamdulillah. Di saat orang lain pesimis menilai kami membangun pertanian Lingga, STPP Malang memberi suntikan energi baru. Ini membuat kami semakin bersemangat mewujudkan Lingga sebagai lumbung pangan di wilayah perbatasan,” ucapnya.

Rencananya, 220 mahasiswa STPP Malang itu akan difokuskan melakukan pendampingan pengolahan lahan, penanaman dan pemupukan padi di lokasi sawah baru di Desa Resang dan Marok Kecil. Sisanya, diarahkan melakukan pendampingan pengolahan lahan, penanaman dan pemupukan HPT di Tanah Putih dan lainnya.

REDAKSI

Berita terkait

*

*

Top