Nelayan Vietnam didenda Rp150 juta

Pham Hong Thu, nelayan asal Vietnam didenda Rp150 juta oleh hakim Pengadilan Perikanan Tanjungpinang, Kamis (9/11/2017). Foto: Surya.

TANJUNGPINANG (KP): Pham Hong Thu, nelayan asal Vietnam ini didenda Rp150 juta oleh hakim Pengadilan Perikanan Tanjungpinang, Kamis (9/11/2017). Nakhoda KM BD 9445 TS ini terbukti mengoperasikan kapal penangkap ikan berbendara asing saat menangkap ikan di Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia tanpa Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI).

Ketua Majelis Hakim Marolop Simamora dalam amar putusannya menyatakan, Pham terbukti melanggar pasal 93 ayat 2 juncto pasal 27 ayat 2 juncto pasal 102 Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan. Perbuatan Pham terungkap dalam persidangan.

“Kami menghukum terdakwa dengan denda Rp150 juta,” katanya.

Usai persidangan, Jaksa Penuntut Umum Andi Akbar usai persidangan mengungkapkan, Pham dituntut denda Rp200 juta. Bila uang denda tak sanggup dibayar, hukumannya ditambah enam bulan kurungan.

“Atas putusan ini, kami masih pikir-pikir,” ucapnya.

Berdasarkan data pengadilan, kapal yang dinakhodai Pham berangkat dari pelabuhan Ba Ria Vung Tau di Vietnam. Namun, Pham melakukan penangkapan ikan di ZEEI Laut Natuna pada 17 April, sekitar pukul 11.50.

Penangkapan menggunakan alat pancing cumi sebanyak 12 unit. Aktivitas kapal Vietnam ini dicegat Kapal Patroli Baharkam Polri yaitu Bisma 8001.

Kapal yang dinakhodai Pham digeledah. Cumi-cumi kering ditemukan sekitar dua kilogram. Sebagai nakhoda, Pham tidak SIPI.

SURYA

Spread the love

Berita terkait

*

*

Top