Sawah sudah jadi, irigasi belum ada

Bupati Lingga temui Dirjen SDA

Bupati Lingga Alias Wello (kanan) saat berbincang dengan Dirjen SDA Kemen PUPR Imam Santoso (kiri), Rabu (25/10/2017). Foto: Istimewa.

JAKARTA (KP): Sawah yang begitu luas sudah dicetak di Kabupaten Lingga sejak awal tahun lalu. Namun, proyek persawahan ini belum sepenuhnya lancar karena terkendal sistem irigasi yang belum mumpuni.

“Dalam tiga bulan terakhir ini, saya sudah menemui tiga pejabat teras setingkat direktur di lingkungan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PUPR. Saya ingin Lingga mendapatkan jaringan irigasi untuk mengairi sawah, lahan pertanian, dan perkebunan masyarakat,” kata Bupati Lingga Alias Wello di Jakarta, Rabu (25/10/2017).

Namun, tiga direktur di Kemen PUPR ini memberikan penjelasan yang tak memuaskan. Ketiganya berbicara tentang aturan dan kewenangan. Pembangunan jaringan irigasi di atas lahan yang luasnya di bawah 3.000 hektare (Ha) dalam satu hamparan, bukan kewenangan pemerintah pusat.

“Itu kata undang-undang,” imbuh Awe, sapaan akrabnya.

Sebab, dalam undang-undang itu tidak dibedakan tentang luas lahan dalam satu hamparan di wilayah daratan sama dengan luas lahan dalam satu hamparan di wilayah kepulauan.

Kabupaten Lingga adalah daerah kepulauan yg terdiri dari 604 pulau. Luasa lahan pertaniannya dalam satu hamparan rata-rata di bawah 1.000 Ha.

“Sawah sudah jadi, irigasi belum ada,” ucap Awe.

Setelah bolak-balik, Dirjen SDA Imam Santoso berhasil ditemui. Dalam perbicangan itu, kegelisahan Bupati Lingga ini dapat dipahami.

“Soal Lingga ini, saya akan bicarakan dengan menteri,” janjinya.

REDAKSI

Spread the love

Berita terkait

*

*

Top