RPJM Lingga disusun mengacu visi misi bupati terpilih

“Visi misi Bupati terpilih akan terangkum dalam RPJMD ini. Kita menggesa selambat-lambatnya 6 bulan setelah Bupati di lantik, RPJM itu sudah di Perda-kan.”
HM Ishak, Kepala Bappeda Kabupaten Lingga

LINGGA (KP): Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lingga mulai menggesa tahapan penyusunan rencana pembanguan jangka menengah daerah (RPJMD) Kabupaten Lingga 2016-2021. Arah penyusunannya disingkron dengan seluruh visi misi pembanguan yang diusung Bupati terpilih Kabupaten Lingga kedepan.

HM Ishak, Kepala Bappeda Kabupaten Lingga usai menggelar kajian teknokratik RPJMD kab Lingga 2016-2021 di aula kantor Bupati Lingga, Kamis (4/2/2016) mengatakan, pemkab akan menggesa penyelesaian RPJMD tersebut, selambat-lambatnya enam bulan setelah Bupati terpilih di lantik. Untuk itu, semua SKPD harus mendukung kegiatan penyusunan itu.

“Visi misi Bupati terpilih akan terangkum dalam RPJMD ini. Kita menggesa selambat-lambatnya 6 bulan setelah Bupati di lantik, RPJM itu sudah di Perda-kan,” kata dia kepada KP, usai kegiatan kajian teknokratik bersama semua perangkat daerah Kabupaten Lingga.

Selain sebagai acuan pembanguan yang di inginkan Bupati terpilih selama lima tahun kedepan, lanjut Ishak, RPJM ini juga segai evaluasi terhadap keberhasilan pembanguan Bupati terpilih selama menjabat lima tahun kedepan.

“Penyusunan ini mengacu pada visi misi pembanguan Bupati terpilih Kabupaten Lingga selama lima tahun kedepan, serta sebagai evaluasi pencapaian pemnangunannya,” terang Ishak.

Terlepas dari hal tersebut, kemampuan anggaran daerah juga sangat menentukan keberhasilan pembanguan Bupati terpilih kedepan. Untuk itu, dikatakan Ishak, pemerintah daerah kedepan akan lebih gesit dalam mengejar dana-dana pembangunan dari alokasi APBN dan sektor swasta. Jadi tidak hanya mengandalakan APBD saja.

“Sumber anggaran pembanguan itu ada tiga sumber yakni APBD, APBN, dan Swasta (Investasi). Bupati optimis, kita kedepan tidak hanya mengandalkan APBD saja, tapi dari sumber lainnya. Kalau dari APBD kita yang kecil, akan sulit mencapai pembangunan kedepan,” ungkapnya.

Dia berharap, kedepan pemerintah kedepan lebih komitmen dan konsisten dalam menjalankan pembangunan sesuai dengan RPJMD yang ada. Karena jika tidak komit maka akan sulit menyelaraskan visi misi itu.

“Yang penting konsisten, maka optimis kita akan mencapai pembanguan sesuai visi misi itu,” terangnya.

Dalam kegiatan yang sama, Rudi Purwonugroho, selaku penyampai refrensi konsep pembanguan Lingga yang di cita-citakan Bupati terpilih, mengatakan bahwa perlu adanya dukungan dan singkronisasi antar setiap SKPD dalam mencapai cita-cita pembanguan Kabupaten Lingga lima tahun mendatang.

“Pemerinrah kedepan juga menunutut SKPD lebih kreatif dalam memprogram kegiatan yang bisa menjolok dana APBN. Kita tidak hanya bergantung pada APBD, yang angkanya hanya mampu membiayai belanja rutin pemerintah saja,” kata Rudi.

Selain itu, untuk mendukung tersedianya anggaran pembangunan dari sektor lain, kata Rudi, langkah awal kepemimpianan bupati terpilih nanti, akan menggesa pembuatan Perda Investasi. Hal itu diharapakan dapat mendukung usaha pemerintah menyerap dana pembangunan dari sektor swasta.

Bahkan, BUMD sebagai salah satu sektor yang diharapkan pemerintah daerah dalam mendapatkan anggaran pembanguan kedepan, akan lebih gesit dari pada yang telah ada saat ini. BUMD kedepan benar-benar memaksimalkan potensi daerah.

“Perda Investasi salah satu langkah awal pemerintahan kedepan. Kita harap itu dapat menaungi semua investasi yang masuk ke Lingga,” tutupnya.

CR 07

Spread the love

*

*

Top