Investor pariwisata mulai berdatangan

PT THJ siap bangun PLTU di Bintan

Bupati Bintan Apri Sujadi bersama anggota DPRD saat peninjauan lahan di sekitar Bintan Buyu beberapa waktu lalu. Foto: Istimewa.

BINTANBUYU (KP): Investor, khususnya sektor pariwisata, mulai berdatangan ke Bintan. Beberapa hotel and resort baru sudah mulai dalam tahap pembangunan.

Bupati Bintan Apri Sujadi di kantornya, Bintan Buyu, Selasa (12/9/2017), mengatakan, iklim investasi saat ini sedang bagus di Bintan. Sebaliknya di daerah lain, iklim investasi sedang mengalami kelesuan.

Namun, Apri tidak berpuas diri. Ia sedang menyusun beberapa sektor prioritas penunjang lainnya agar iklim investasi tetap terjaga ke depannya.

“Kami akan terus mencari investor agar mau menanamkan investasinya. Seiring hal tersebut, beberapa sektor pendukung juga harus kami siapkan secara stimultan. Kebutuhan mendasar dalam dunia pariwisata adalah kebutuhan air serta listrik,” ujarnya.

Dalam kebutuhan air, Bintan dinilai sudah siap. Beberapa pembangunan waduk dan bendungan juga sudah dibahas bersama Satuan Kerja Balai Wilayah Sumatera IV beberapa waktu lalu.

“Persoalan air tidak menjadi kendala berarti. Kami sudah membahasnya secara intensif dan merancang beberapa pembangunan waduk dan bendungan guna memenuhi kebutuhan air masyarakat dan industri swasta,” ungkap Apri.

Seiring bertambahnya hotel dan resort, kebutuhan listrik juga bakal bertambah. Makanya, perlu terobosan menciptakan energi listrik baru.

Salah satu peluang yang potensial dikembangkan adalah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Peluang itu sudah dilirik investor PT Tamaris Hydro Jakarta. Perusahaan ini menyatakan kesiapannya membangun PLTU dengan mesin Minihidro berkapasitas 2×15 megawatt (MW).

“PT Tamaris Hydro Jakarta sudah mempresentasikan hasil kajian awal potensi dan progres pengembangan kelistrikannya,” sebut Apri.

Saat ini, 80 persen kebutuhan listrik di Pulau Bintan disuplai dari PLTU Tanjung Kasam, Batam, dengan interkoneksi Batam-Bintan sebesar 150 kilovolt (kV). Penggunaan listrik di Bintan diperkirakan mencapai 68 giga watt hour (GWh) per tahun.

“Hal ini akan terus berkembang. Karena itu, kami sedang menjajaki peluang-peluang untuk memenuhi kebutuhan listrik yang andal,” tutur Apri.

REDAKSI

Spread the love

Berita terkait

*

*

Top