KRI Cucut cegat kapal TKI ilegal di Bintan

Aparat keamanan mengamankan 36 orang TKI ilegal dan satu WNA asal Pakistan di perairan Lagoi, Kabupaten Bintan, Minggu (13/8/2017). Pompong yang digunakan TKI ilegal dari Johor, Malaysia ini dicegat KRI Cucut. Foto Dispen Lantamal IV.

TANJUNGPINANG (KP): KRI Cucut-866 mengamankan kapal penyelundup TKI ilegal di perairan Bintan, Minggu (13/8/2017), sekitar pukul 11.40. Kapal tersebut membawa 37 orang, salah satunya berkewarganegaraan asing.

Hal ini disampaikan Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksamana Pertama TNI R Eko Suyatno, Senin (14/8/2017).

“Kapal pompong dan para TKI ilegal itu sudah dibawa ke pelabuhan Batu Ampar Batam, sekitar pukul 19.15. Mereka mengalami sakit kepala dan mual karena belum makan dan mabuk laut,” katanya.

KRI Cucut dengan Komandan Mayor Laut (P) Leonardus Deddy menangkap pompong di perairan Bintan. Kapal tersebut bergerak dari Johor Malaysia.

Ketika digeledah, kapal berisi TKI ilegal yang hendak menuju Bintan. Para TKI ini terdiri dari 33 pria dan 4 wanita. Sebagian besar para TKI ilegal ini berasal dari Lombok, Nusa Tenggara Barat. Satu orang asing berkewarnegaraan Pakistan, Ahsan (31).

Pompong dan TKI ilegal ini diserahkan ke Kasiopslat Lanal Batam Lettu Laut (P) Agustinus di gedung Nakula Mako Guskamlabar. Penyerahan ini disaksikan Asintel Guskamlabar, Aslog Guskamlabar, Asops Guskamlabar, Paban Ops Guskamlabar, Dandenponal Lanal Batam.

“Saat ini masih terus dilaksanakan pemeriksaan oleh Tim penyidik Lanal Batam guna mengetahui jaringan TKI ilegal tersebut. Bila sudah selesai, mereka akan di serahkan kepada BNP3TKI Batam. Sedangkan satu orang WNA asal Pakistan akan diserahkan ke Imigrasi guna proses hukum selanjutnya,” jelas Danlantamal.

REDAKSI

Spread the love

Berita terkait

*

*

Top