Rakor bahas pangan hanya kirim kepala dinas

Mentan ancam hentikan bantuan bagi daerah

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman foto bersama dua bupati asal Provinsi Kepulauan Riau, Bupati Lingga Alias Wello dan Bupati Karimun Aunur Rafiq (kanan), usai Rapat koordinasi gabungan yang mengusung agenda pengembangan lumbung pangan berorientasi ekspor di wilayah perbatasan, Selasa (9/5/2017), di Jakarta. Foto; Istimewa.

JAKARTA (KP): Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengancam menghentikan bantuan bagi daerah yang tidak serius mengurus sektor pertanian. Sebaliknya, bagi bupati dan wali kota yang sungguh-sungguh menggarap sektor pertanian yang dibuktikan dengan adanya peningkatan produktivitas, maka bantuan akan terus digulirkan sesuai kebutuhan.

“Hari ini, saya mau bagikan alat mesin pertanian (alsintan). Bagi daerah yang bupati dan wali kotanya rajin dan hadir di sini, saya beri porsi yang lebih besar. Bagi daerah yang hanya mengirim kepala dinas, tentu bagiannya lebih kecil dibanding dengan daerah yang dihadiri oleh bupati dan wali kotanya,” tegasnya.

Rapat koordinasi gabungan yang mengusung agenda pengembangan lumbung pangan berorientasi ekspor di wilayah perbatasan yang melibatkan lintas kementerian terkait itu, hanya dihadiri dua bupati dari Kepulauan Riau. Keduanya adalah Bupati Lingga Alias Wello dan Bupati Karimun Aunur Rafiq, Selasa (9/5/2017).

“Saya butuh bupati yang punya semangat kerja tinggi dan punya empati terhadap kesejahteraan petani. Bagi bupati dan wali kota yang tidak menunjukkan keseriusan, saya minta anggaran dan bantuan dihentikan saja. Jika petani sejahtera dan produktivitas pangan meningkat di wilayah perbatasan, pasti masyarakat menangis kalau bupati tidak maju lagi pada periode kedua,” ucap Amran.

REDAKSI

Spread the love

Berita terkait

*

*

Top